Cek Kesehatan Email
Validasi SPF, DKIM, dan DMARC sebuah domain - bukan cuma nampilin record mentah, langsung dikasih tau apa yang kurang dan kenapa itu penting.
Memvalidasi SPF, DKIM, dan DMARC...
Mohon tunggu sebentar, biasanya cuma beberapa detik.
Konfigurasi Baik
google.com
SPF dan DMARC domain ini sudah dikonfigurasi dengan baik.
SPF
Baikv=spf1 include:_spf.google.com ~all
- Terhitung 1 dari maksimal 10 mekanisme lookup, masih aman.
- "~all" (softfail) - pengirim yang tidak sesuai akan ditandai mencurigakan, biasanya masuk spam.
DMARC
Baikv=DMARC1; p=reject; rua=mailto:mailauth-reports@google.com
- Kebijakan "reject" - email yang gagal autentikasi langsung DITOLAK. Paling ketat dan paling aman.
- Laporan agregat dikirim ke: mailto:mailauth-reports@google.com
DKIM
Tidak KetemuTidak ketemu di selector umum (google, selector1, selector2, k1, k2, k3, default, dkim, s1, s2, mandrill, zoho, mx, smtp). Ini BUKAN bukti DKIM tidak di-setup - selector custom tidak bisa ditebak tanpa tahu namanya persis.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu SPF, DKIM, dan DMARC?
Tiga mekanisme yang sama-sama mencegah email dipalsukan atas nama domainmu (email spoofing/phishing). SPF menandai server mana saja yang boleh mengirim email atas nama domain. DKIM menandatangani email secara digital biar isinya terbukti tidak diubah di jalan. DMARC memberi tahu penerima harus diapakan kalau SPF/DKIM gagal.
Kenapa SPF/DMARC saya tidak ketemu padahal email saya jalan normal?
Email tetap bisa terkirim dan terbaca tanpa SPF/DMARC - masalahnya baru kelihatan kalau ada orang lain memalsukan email atas nama domainmu (phishing), penerima jadi tidak punya cara memverifikasi itu asli atau bukan.
Kenapa DKIM saya ditulis "tidak ketemu" padahal saya yakin sudah pasang?
DKIM butuh nama "selector" yang spesifik (mis. google._domainkey) dan tidak ada cara menebak nama itu dengan pasti dari luar. Tool ini cuma mencoba belasan nama selector paling umum - kalau penyedia emailmu pakai nama selector custom, hasilnya bisa "tidak ketemu" walau DKIM sebenarnya aktif.
Aman tidak langsung ganti ke DMARC p=reject?
Sebaiknya bertahap: mulai dari p=none (pantau dulu lewat laporan rua) selama beberapa minggu, pastikan semua pengirim sah (termasuk mail server kantor, tool marketing, dll) sudah lolos SPF/DKIM, baru naikkan ke quarantine lalu reject. Lompat langsung ke reject tanpa pantau dulu bisa membuat email sah ikut ditolak.
Tools Lainnya yang Mungkin Berguna
Cek WHOIS Domain
Cek tanggal registrasi, kedaluwarsa, registrar, dan nameserver dari domain apa pun.
Cek Website Down
Cek apakah website bisa dibuka: status online, kode HTTP, waktu respons, dan rantai redirect.
Cek SSL
Cek sertifikat SSL: penerbit, masa berlaku, sisa hari, dan apakah dipercaya browser.
Cek IP Saya
Lihat alamat IP publik, lokasi, ISP, serta info browser dan perangkat yang kamu pakai.